Gamat | Gold-G | Jeli Gamat | Luxor - Pusat penjualan jelly gamat gold-g, luxor berguna untuk melancarkan peredaran darah, mencegah kolesterol, melancarkan fungsi ginjal, meningkatkan kadar metabolisme, diabetes mellitus dan hipertensi.

Atasi Tuberkulosis dengan Jeli Gamat

Tuberkulosis atau yang populer disingkat TB atau TBC ternyata sejak tahun 1992 telah ditetapkan oleh WHO sebagai penyakit global emergency. Laporan WHO menunjukkan bahwa sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi kuman Tuberkulosis (2004). Kasus terbanyak ditemui di wilayah Asia Tenggara, yakni mencapai 33% dari total kasus yang terjadi di seluruh dunia. Hal serupa juga terjadi di Indonesia sebagai negara yang dengan jumlah penderita Tuberkulosis nomor tiga di dunia. Di Indonesia hampir setiap tahunnya terjadi 500 ribu kasus baru dan 140 ribu di antaranya meninggal dunia.

Tuberkulosis sebenarnya merupakan penyakit yang timbul akibat infeksi yang disebabkan bakteri Mycobacterium Tuberkulosis. Pada umumnya penyakit ini  menyerang paru-paru. Tuberkulosis adalah jenis penyakit menular. Oleh karena itu terapinya pun juga membutuhkan waktu yang lama. Bagi penderita TB / TBC, ia dianjurkan menjalani pengobatan selama enam bulan berturut-turut dan melakukan pemeriksaan secara kontinyu. Kedisplinan penderita menjadi kunci sukses dari keberhasilan proses pengobatan. Sebab jika penderita tidak disiplin melakukan pengobatan sekaligus pemeriksaan, kuman Tuberkulosis akan membentuk kekebalan. Bila ini terjadi, proses pengobatannya akan semakin sulit dan tentunya membutuhkan biaya yang sangat besar.

Media penularan Tuberkulosis adalah melalui kontak dahak, ludah, atau melalui bersin maupun batuk penderita. Penularan TB sangat cepat. Bisa saat seseorang tanpa sengaja menghirup titik-titik bersin penderita, kontak dengan ludah atau dahak yang dibuang oleh penderita secara sembarangan.

Tuberkulosis bisa dikenali dari gejala yang ditimbulkannya. Ada dua jenis gejala Tuberkulosis, gejala respiratori dan gejala sistemis. Gejala respiratori berkaitan dengan sistem pernafasan. Ditandai dengan batuk-batuk lebih dari dua minggu, sesak nafas, nyeri pada dada, dan batuk darah. Adapun gejala sistemis ditandai dengan demam, timbulnya keringat yang berlebihan pada malam hari, anoreksia (gangguan pada pola makan), badan lemah, dan berat badan menurun secara terus menerus. Namun demikian gejala sistemis kadang tidak tampak sehingga penderita perlu melakukan medical check up untuk mendapatkan kepastian, apakah dirinya terkena Tuberkulosis ataukah tidak.

Secara klinis, tanda-tanda seseorang menderita Tuberkulosis biasanya diindikasikan adanya perbesaran kelenjar limfe pada leher bagian bawah telinga. Selain itu, pemeriksaan paru menunjukkan adanya cairan (lendir) di dalam paru. Biasanya di bagian atas paru. Pemeriksaan Tuberkulosis bisa dilakukan melalui laboratorium maupun radiologi.

Bagi Anda penderita Tuberkulosis tidak perlu berkecil hati. Kini telah tersedia obat alami yang berkhasiat mengatasi Tuberkulosis. Obat alami tersebut diekstrak dari sea cucumber (teripang/gamat) spesies Stichopus hermanii (teripang emas) dan diolah menjadi bentuk jeli. Jeli hasil olahan teripang emas ini sekarang populer disebut jeli gamat. Jeli gamat memiliki kandungan kolagen dan protein yang sangat tinggi sehingga mampu meregenerasi sel paru yang rusak. Jeli gamat juga mengandung sejumlah zat yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Walhasil, Tuberkulosis bukan lagi ancaman serius karena ternyata bisa diatasi dengan jeli gamat. at Mengatasi Tuberkulosis dengan Jeli Gamat.


pf button Atasi Tuberkulosis dengan Jeli Gamat

1 Comment

  1. ALEX says:

    pak klo buat penderita TBc harus mengkonsumsi brp botol supaya virus TBc nya menghilang dr Tubuh..
    klo berkenan melalui email aja jawabnya.. terima kasih

Leave a Reply