Gamat | Gold-G | Jeli Gamat | Jelly Gamat Gold-G - Pusat penjualan jelly gamat gold-g, berguna untuk melancarkan peredaran darah, mencegah kolesterol, maag, melancarkan fungsi ginjal, meningkatkan kadar metabolisme, diabetes mellitus dan hipertensi.

Cegah Osteoporosis dengan Gamat

Cegah Osteoporosis dengan Gamat

Osteoporosis adalah jenis penyakit tulang yang kini banyak ditakuti banyak orang, khususnya para wanita. Osteoporosis sebenarnya merupakan kelainan pada metabolik tulang. Hal ini ditandai dengan berkurangnya  kepadatan tulang secara progresif sehingga menyebabkan kerapuhan pada tulang. Akibatnya, tulang pun mudah patah. (more…)

Kandungan Jelly Gamat Gold-G

Kandungan Jelly Gamat Gold-G dari beberapa hasil penelitian sangatlah besar dan berguna bagi kesehatan dan pengobatan penyakit. Jelly Gamat Gold-G adalah ramuan sari teripang atau sering disebut sebagai ekstrak teripang saat ini telah diolah dan dikemas kedalam bentuk cair / jelly, yang sering dikenal dengan nama  Jelly Gamat Gold-G. Jelly Gamat Gold-G telah diolah secara alami dengan beberapa kali proses penyulingan,  sehingga mudah dikonsumsi, tidak amis dan tidak berbau lagi.  Sebelum mengkonsumsinya tentu kita ingin mengetahaui bagaimana apa saja kandungan jelly gamat gold-g dan manfaat dari Jelly Gamat ini bagi kesehatan?

kandungan jelly gamat gold-g

Kandungan Jelly Gamat Gold-G

Kandungan gizinya terdiri dari :

  1. Protein 86,8%
  2. Kolagen 80,0%
  3. Mineral
  4. Mukopolisakarida
  5. Glucasaninoglycans (GAGs)
  6. Antiseptik alamiah
  7. Chondroitin
  8. Omega-3, 6, dan 9
  9. Asam Amino (more…)

Makanan Pencuri Mineral Tubuh

Mineral adalah salah unsur utama yang dibutuhkan tubuh. Beberapa mineral utama yang dibutuhkan badan kita adalah kalsium, iodium, zat besi, magnesium fosfor, selenium dan seng. Kekurangan unsur mineral ini bisa mengakibatkan berbagai resiko penyakit, diantaranya : (more…)

Penyakit Yang Siap Mengancam berdasarkan Usia

Sepanjang usianya setiap orang pasti menginginkan tubuh yang sehat . Namun penyakit selalu saja mengintai setiap waktunya. Penyakit biasanya akan menyerang seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, dan umumnya seiring bertambah usia maka kekebalan tubuh juga melemah. Perlu kita ketahui ancaman penyakit berdasarkan usia, seperti dikutip dari Wrongdiagnosis.com, Kamis (16/12/2010) yaitu:

Usia remaja

  1. Umumnya remaja adalah suatu masa yang memiliki kesehatan, pertumbuhan dan kematangan yang baik. Namun sebagian besar remaja saat ini memiliki kelebihan berat badan atau obesitas yang membuatnya berisiko terkena penyakit jantung atau diabetes.
  2. Untuk kondisi seksualnya cenderung sedang berada di puncak pubertas, sehingga penyakit yang diderita kemungkinan chlamydia.
  3. Kondisi yang mencapai puncaknya saat remaja adalah jerawat, asma, alergi, penyakit autoimun seperti diabetes tipe 1 dan rheumatoid arthritis. Perilaku kecemasan dan kadang muncul sejak remaja.
  4. Namun ada juga yang mengalami gangguan makan seperti bulimia atau anoreksia akibat obsesi yang berlebihan untuk menurunkan berat badan.

(more…)

Wanita Terserang Osteoporosis Sejak Muda

Penyakit osteoporosis adalah berkurangnya kepadatan tulang yang progresif, sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah.Tulang terdiri dari mineral-mineral seperti kalsium dan fosfat, sehingga tulang menjadi keras dan padat. Jika tubuh tidak mampu mengatur kandungan mineral dalam tulang, mak tulang menjadi kurang padat dan lebih rapuh, sehingga terjadi osteoporosis.

Berdasarkan hasil riset, dari lima pria di Indonesia satu orang terkena osteoporosis. Terlebih lagi wanita, yang dari muda mulai berkurang hormon estrogennya lebih rentan terserang osteoporosis, dari tiga orang wanita, satu orang terkena osteoporosis.

Jumlah penduduk Indonesia yang menderita osteoporosis saat ini meningkat. Hal ini didasari jumlah perokok di Indonesia berada di urutan dua dunia di bawah China-Tiongkok.

Menurut  Prof. Dr. Ichramsjah Rachman yang juga merupakan Ketua Persatuan Osteoporosis Indonesia (PEROSI), Penderita osteoporosis rata-rata berada pada usia 50 tahun ke atas. Lebih dari 50 % keretakan osteoporosis pinggang di seluruh dunia kemungkinan terjadi di Asia pada tahun 2050. Prevalensi osteoporosis pada umur kurang dari 70 tahun untuk perempuan sebanyak 18-36 %, sedangkan pria 20-27 %, untuk umur di atas 70 tahun untuk perempuan 53,6 % dan pria 38%.

(sumber : suara pembaharuan online, jumat, 2007)