Sumber Makanan Yang Baik Bagi Otak

Sumber Makanan Yang Baik Bagi Otak

Kesulitan untuk menghapal dan mengingat sesuatu menjadi hal yang lazim bagi sebagian orang. Hal ini dianggap normal, namun apabila kondisi ini terus dibiarkan akan  berakibat buruk. Tubuh terutama otak merupakan sistem yang kompleks dan sangat peka. Untuk menjaganya agar dapat berfungsi secara normal memerlukan makanan dengan kandungan vitamin dan nutrisi yang baik. Pola hidup di saat ini yang sangat tidak menguntungkan bagi kesehatan ditambah kondisi lingkungan yang semakin tercemar, menyebabkan kebutuhan nutrisi menjadi keharusan. Begitu juga dengan fungsi otak, ketika gagal berfungsi dengan baik maka tidak mungkin kemampuan menyimpan memori akan berkurang dan bahkan bisa jadi akan kehilangan memori.

Untuk merangsang kerja otak agar dapat efektif dan meningkatkan kemampuan memori, konsentrasi dan mental hingga batas tertentu, maka asupan vitamin sangat penting. Adapun jenis vitamin dan makanan tersebut adalah :

– Vitamin B, mampu membuat perisai pelindung bagi syaraf di otak, sehingga meningkatkan memori,  jenis vitamin B diantaranya :

  • Vitamin B6 : sebagai retensi memori serta memberikan kontribusi bagi kesehatan otak. Adapun sumber dari vitamin B6 didapat dari kacang polong, kacang-kacangan, pisang, kedelai, alpukat, selai kacang, kentang, bayam, daging, ikan, unggas,  keju, gandum, sereal, susu dan telur. Vitamin B6 sangat sensitif terhadap sinar ultraviolet dan panas, sehingga sejumlah besar nutrisi ini bisa hilang selama proses memasak.
  • Vitamin B9 (asam folat) : mampu mengurangi  tingkat homocystein dalam darah. Tingginya Homosistein  dapat merusak sehingga membahayakan sel-sel otak, yang berakibat hilangnya memori.  Selain itu, asam folat juga dapat mendorong produksi sel darah merah serta meningkatkan mental. Adapun bahan makanan yang menjadi sumber  dari asam folat adalah sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan.
  • Vitamin B12 : membantu menghasilkan sel darah merah yang membawa oksigen ke otak dan memperbaiki serabut saraf di otak. Sumber makanan dari vitamin ini adalah daging dan produk hewani lainnya seperti telur dan keju serta sereal yang diperkaya dengan vitamin B12.

– Vitamin D, Kekurangan vitamin D banyak terdapat pada mereka yang berusia lanjut. Orang tua lebih berisiko menderita kekurangan vitamin D sehingga berpengaruh terhadap fungsi kognitif dan kesehatan mental. Hasil studi dari penelitian menunjukkan deefisiensi vitamin D dapat menyebabkan gangguan pada kinerja kognitif

– Kolin dan Tiamin, Kolin adalah nutrisi penting yang termasuk dalam kategori vitamin. Tubuh manusia mensintesis beberapa kolin. Kolin mempunyai peranan penting untuk pembentukan neurotransmitter yang disebut asetilkolin. Reaksi kolin dalam otak dapat mencegah hilangnya memori dan meningkatkan fungsi otak. Kolin terdapat pada kacang, susu dan telur. Sedangkan tiamin merupakan suatu jenis vitamin B, yang juga penting dalam memproduksi asetilkolin. Tiamin terdapat pada biji-bijian, biji labu, daging babi, kacang, roti diperkaya dan sereal dan kacang kering.

– Antioksidan, Vitamin C, E dan beta karoten (pada vitamin A) mempunyai kandungan yang menunjukkan sifat antioksidan, sehingga mampu melindungi jaringan otak dari radikal bebas yang berbahaya. Radikal bebas dapat mengganggu fungsi syaraf otak. Antioksidan ini dapat ditemukan pada buah-buahan seperti jeruk dan berry, juga terdapat pada sayur-sayuran seperti paprika, brokoli dan bayam, pada makanan yang mengandung vitamin E seperti sereal, kacang-kacangan dan minyak sayur.

Vitamin-vitamin di atas akan mampu bekerja dengan baik pada memori kita, apabila dibarengi dengan gaya hidup sehat seperti melakukan olahraga teratur, diet yang tepat dan seimbang, pola tidur yang baik,  berhenti merokok dan tidak minum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: