Gamat | Gold-G | Jeli Gamat | Jelly Gamat Gold-G - Pusat penjualan jelly gamat gold-g, berguna untuk melancarkan peredaran darah, mencegah kolesterol, maag, melancarkan fungsi ginjal, meningkatkan kadar metabolisme, diabetes mellitus dan hipertensi.

Diabetes, Stroke dan Asma

Diabetes dan Stroke

Sibuk bekerja Arif Gunawan tak pernah menyadari akan kondisi kesehatannya. Pola hidup tidak teratur, tidak pernah berolahraga bahkan tidak memperhatikan makanan yang masuk ke tubuhnya. Hal ini akhirnya membuat dia harus jatuh saat ikut rapat di Perusahaan. Setelah dirawat di Rumah Sakit, dokter ternyata mendiagnosa Arif mengidap Diabetes Mellitus. Kadar gula darahnya mencapai 300 mg/dl. Bahkan, hasil pemeriksaan juga menunjukkan tekanan darah pria berusia 64 tahun itu mencapai 210/110 mmHg. Padahal batas normal 130/90 mmHg. Tekanan darah tinggi membuat Arif terserang stroke iskemik alias penyumbatan darah ke otak. Stroke iskemik menyebabkan suatu jaringan mati karena 80% aliran darah tersumbat.Untuk mempercepat kesembuhan, Arif rutin melakukan terapi dan mengkonsumsi beragam obat kimia. Namun hasilnya tidak maksimal. Tekanan darah hanya turun paling rendah 160/110 mmHg, dan melonjak lagi jika lupa meminum obat. Meski kurang efektif dan menimbulkan efek samping, ayah 3 putra itu tak bisa menolak asupan obat dokter. Risiko kuping kerap berdengung penyebab keseimbangan berkurang dan sulit berdiri tegak harus diterimanya. Bahkan dia juga kerap merasakan mual dan lemas.

Akhirnya ia memilih herbal cina yang disodorkan temannya. Seminggu mengkonsumsi herbal, justru stroke kembali datang yang ketiga kalinya. Yang diserang pusat saraf bagian kanan sehingga seluruh organ sebelah kiri tak dapat digerakkan. Akibatnya dia mengundurkan diri dari pekerjaan tempat dia bekerja sejak tahun1977.

Lebih dari 1 tahun ia hanya terbaring di tempat tidur. Berjalan pun harus menggunakan tongkat. Pada Maret 2006, ia membaca artikel tentang manfaat teripang mengatasi stroke. Ia langsung membeli dan rutin mengkonsumsinya 3 kali sehari masing-masing 2 sendok makan.
Dua hari meminum jelly gamat tidurnya nyenyak. Badannya kembali bertenaga dan organ tubuh yang semula tak bisa digerakkan, kembali berfungsi. Bahkan 4 hari kemudian ia sanggup berjalan normal. Akhirnya ia memeriksakan diri ke dokter atas perubahan dirinya. Hasilnya mencengangkan. Gula darah turun menjadi 125 mg/dl dari 311 mg/dl, setelah sebulan rutin mengkonsumsi ekstrak teripang ini. Tekanan darah pun kembali normal 130/80 mmHg.

Derita Asma Berakhir
Lain lagi cerita dari Mosis Nurahman 13 tahun warga Bandung, Jawa Barat. Sejak lahir ia mengidap asma. Itu diketahui ketika usianya 15 hari. Waktu kecil kerap batuk dengan suara nyaring tanpa mengeluarkan dahak. Ketika usia 6 bulan ia mengalami demam tinggi disertai sesak napas. Kata ibu, Hingga berusia 11 tahun, ia rutin menjalani perawatan rumahsakit. Saat berusia 12 tahun, Mosis mulai mengasup jelly gamat 3 kali sehari masing-masing 1 sendok makan. Perubahan terlihat seminggu kemudian, Mosis mampu mandi air dingin. Penderita asma kerap sesak dada lantaran sulit bernapas disertai pembengkakan amandel saat kedinginan. Selama setahun mengkonsumsi jelly gamat, kondisi tubuh Mosis semakin sehat. Kini ia tak pernah lagi berobat ke rumahsakit, karena asma sudah hilang dari tubuhnya.

Khasiat hewan laut teripang filum Echinodermata itu telah dikenal berbagai bangsa di dunia sejak lama. Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), teripang memiliki kandungan gizi lengkap. Antara lain 9 jenis karbohidrat, 59 jenis asam lemak, 19 jenis asam amino, 25 komponen vitamin, 10 jenis mineral, dan 5 jenis sterol. Semua bersatu-padu membangun kekebalan tubuh dan memperbaiki sel-sel yang rusak.Kemampuan regenerasi sel teripang cepat, makanya bisa mengobati berbagai penyakit, kata dr Pieter Pattinama, mantan direktur RS PGI Cikini, Jakarta.

Dalam tubuh manusia regenerasi sel tetap berlangsung. Sel-sel pankreas yang rusak pada pengidap diabetes diperbaharui oleh antioksidan teripang. Kesembuhan penyakit gula juga berkat kehadiran mineral kromium pemacu kinerja insulin. Mineral ini berkerja dengan cara menyerap glukosa yang berlebih dalam darah dan menyedot glukosa masuk jaringan darah lebih cepat.

Zury Azreen bin Azizul Rahman dari Sekolah Ilmu Kesehatan Malaysia menemukan, teripang memiliki efek sedatif dan analgesik penurun tekanan darah pengidap hipertensi. Selama ini obat-obatan kimia penenang dan penahan rasa sakit berefek merusak saluran pernapasan, ginjal, dan hati. Sementara itu, Subhuti Dharmananda, PhD, dari Institut Pengobatan Tradisional Portland, Amerika Serikat mengungkap teripang mengandung asam lemak metiltetradekanoik penghambat kinerja enzim lipoksigenase. Enzim itu memacu kerusakan saluran pernapasan penyebab asma. Menurutnya, kandungan nutrisi lengkap menyebabkan ginseng dasar laut itu menjadi suplemen mujarab. Oleh karena itu, bukan tak mungkin gamat menjadi tumpuan para penderita penyakit stroke dan asma menahun yang merindukan kesembuhan.

Diolah dari Trubus Edisi Jumat 5 Mei 2006

Leave a Reply