Cegah Osteoporosis dengan Gamat

Cegah Osteoporosis dengan Gamat

Cegah Osteoporosis dengan Gamat

Osteoporosis adalah jenis penyakit tulang yang kini banyak ditakuti banyak orang, khususnya para wanita. Osteoporosis sebenarnya merupakan kelainan pada metabolik tulang. Hal ini ditandai dengan berkurangnya  kepadatan tulang secara progresif sehingga menyebabkan kerapuhan pada tulang. Akibatnya, tulang pun mudah patah.

Osteoporosis disebabkan oleh banyak faktor, seperti berkurangnya hormon estrogen pasca menopause pada wanita, kekurangan kalsium, akibat pengangkatan rahim, kekurangan vitamin D dan sinar matahari, perokok, pecandu kopi, minuman bersoda serta alkohol. Adapun bagian tulang tubuh yang mudah terkena osteoporosis biasanya adalah tulang punggung, tulang jari tangan, dan tulang pangkal paha. Agar tulang tubuh tidak mudah terkena osteoporosis, maka kepadatan tulang harus bisa dipertahankan. Oleh karena itu asupan kalsium dan beberapa mineral penting yang dibutuhkan tulang harus tercukupi. Selain itu produksi vitamin D yang berfungsi untuk  menyerap kalsium serta produksi sejumlah hormon tertentu semisal hormon testosteron (pada pria), hormon esterogen (pada wanita), kalsitonin, hormon pertumbuhan, dan hormon paratiroid harus tercukupi. Sayangnya, kepadatan tulang tidak selamanya bisa dipertahankan. Memasuki usia 30 tahun, kepadatan tulang secara perlahan mengalami penurunan. Bila kebutuhan mineral untuk tulang tidak bisa terpenuhi, maka kepadatan tulang akan mengalami penurunan. Akibatnya, tulang menjadi rapuh dan mudah sekali patah. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan terjadinya osteoporosis.

Osteoporosis sebenarnya bisa dicegah jika kita mau menjalankan pola hidup yang benar. Yakni menjaga agar kalsium tidak pergi meninggalkan tulang. Mengapa hal ini bisa terjadi? (1) Methionine. Methionine adalah asam esensial yang diproduksi oleh tubuh manusia dan berperan dalam proses metabolisme dan detoksifikasi. Hanya saja kandungan methionine ini perlu dibatasi. Jika berlebihan akan menyebabkan darah bersifat asam sehingga tubuh berusaha menetralisirnya. Dan satu-satunya cara untuk menetralisirnya yakni dengan mengambil persediaan kalsium dalam tulang; (2) Kasein. Kasein merupakan bagian protein susu yang kadarnya mencapai 80%. Keberadaan kasein ini ternyata bisa menyebabkan penggumpalan pada cairan darah serta getah bening. Penggumpalan ini menyebabkan darah dan getah bening tidak menjalankan fungsinya sehingga mengakibatkan terjadinya penumpukkan bahan buangan dalam tubuh. Untuk menetralisirnya maka dibutuhkan kalsium tulang. Akibatnya, tulang kehilangan sejumlah kalsium; (3) Mucus jahat yang bisa menghalangi penyerapan kalsium.

Lalu bagaimana cara mencegah osteoporosis? Prinsip utama yang harus dilakukan adalah mencegah hilangnya kalsium dari tulang. Beberapa pencegahan yang bisa kita lakukan antara lain sebagai berikut: (1) Membatasi konsumsi makanan yang bisa menimbulkan asam, misalnya diary food (susu); (2) Menghindari konsumsi makanan yang mengandung mucus jahat, misalnya diary food dan daging merah; (3) Meningkatkan konsumsi makanan yang kaya kalsium semisal sayuran hijau, kacang-kacangan; (4) Dan yang paling efektif adalah mengkonsumsi gamat (sea cucumber, teripang). Gamat kaya akan kandungan kolagen (80%) dan protein (86,8%). Selain itu, gamat juga mengandung kondroitin.  Ketiga zat penting ini sangat berperan dalam menjaga kepadatan tulang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: