Atasi Darah Tinggi dengan Jeli Gamat

Atasi Darah Tinggi dengan Jeli Gamat

Untuk mengetahui apakah seseorang menderita hipertensi (darah tinggi), maka harus diukur terlebih dulu tekanan darah yang bersangkutan. Tekanan darah sebenarnya adalah tekanan yang terjadi pada darah di dalam pembuluh arteri saat jantung memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Ada dua parameter yang digunakan untuk mengukur tekanan darah seseorang, sistolik (tekanan atas) dan diastolik (tekanan bawah). Tekanan sistolik adalah tekanan darah pada pembuluh arteri saat jantung berdenyut. Sedangkan tekanan diastolik adalah tekanan darah saat jantung beristirahat di antara jeda pemompaan. Sebagai contoh, dari hasil pengukuran tekanan darah didapatkan hasil 140/90, artinya 140/90 mmHg. Angka pertama (140) menunjukkan tekanan sistolik sedangkan angka kedua (90) menunjukkan tekanan diastolik.

Apakah seseorang menderita darah tinggi ataukah tidak, bisa diketahui dari penggolongan tekanan darah pada tabel berikut ini:

Tekanan Darah

Sistolik

Diastolik

Normal 90 – 120 60 – 80
Hipotensi (darah rendah) < 90 < 60
Hipertensi stadium 1 140 – 160 90    – 100
Hipertensi stadium 2 (berbahaya) >60 >100

 

            Darah tinggi bisa disebabkan oleh sejumlah faktor berikut ini:

(1)   Genetik. Faktor genetik sangat memungkinkan menjadi penyebab darah tinggi. Jadi orang tua yang menderita penyakit darah tinggi kemungkinan besar anak mereka juga akan mengalami hal serupa. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa gen pada tekanan darah tinggi bisa diwariskan.

(2)   Usia. Seiring bertambahnya usia, tekanan darah pun cenderung mengalami peningkatan. Namun demikian, kondisi ini sebenarnya bisa dikendalikan agar tekanan darah tetap dalam kondisi normal.

(3)   Garam. Garam beresiko meningkatkan tekanan darah pada penderita diabetes, usia lanjut, dan ras kulit hitam. Dengan demikian konsumsi garam harus dikontrol.

(4)   Kolesterol. Kadar lemak yang berlebihan di dalam darah akan menimbulkan timbunan kolesterol di dinding pembuluh darah. Akibatnya, dinding pembuluh darah mengalami penyempitan sehingga tekanan darahnya pun akan meningkat. Oleh karena itu Anda harus membatasi mengkonsumsi makanan ataupun minuman yang mengandung kolesterol.

(5)   Obesitas. Seseorang yang mengalami obesitas sangat berpeluang terkena darah tinggi.

(6)   Stres. Stres berpeluang besar meningkatkan tekanan darah pada diri seseorang.

(7)   Rokok. Selain darah tinggi, rokok juga berpotensi menimbulkan penyakit jantung maupun diabetes.

(8)   Kafein dan alkohol. Kafein biasanya ditemukan pada soft drink, teh, dan kopi. Sebisa mungkin Anda membatasi konsumsi minuman yang mengandung kafein dan alkohol agar tekanan darah tidak mengalami kenaikan.

(9)   Kurang olahraga. Olahraga secara teratur bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Namun bagi penderita darah tinggi sebaiknya tidak melakukan olahraga yang berat.

Darah tinggi bisa dicegah dengan menerapkan pola makan dan gaya hidup yang sehat. Namun bila penyakit ini terlanjur terjadi dan susah diatasi, sebaiknya Anda mengkonsumsi obat alami penurun tekanan darah tinggi. Dan jeli gamat adalah obat alami yang sangat direkomendasikan untuk mengatasi darah tinggi. Jeli gamat mengandung glukosaminoglikan yang bermanfaat mencegah penggumpalan darah dan mengurangi kekentalan darah. Walhasil, tekanan darah tinggi menjadi turun dengan cara yang aman tanpa efek samping.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: